• Nutrisantara
  • Posts
  • 7 Kesalahan Diet Bagi Pemula dan Cara Mengatasinya

7 Kesalahan Diet Bagi Pemula dan Cara Mengatasinya

Nomor 5 sering terjadi di kota-kota besar.

Mau kurus bukanlah hal yang mudah ya. Kalo kurus itu mudah dicapai, pasti sudah banyak warga Indonesia yang berat badannya ideal. Namun kenyataannya tidak seperti itu. Meraih berat badan yang ideal membutuhkan kerja keras dan pengorbanan yang tidak sedikit. Apalagi ditambah dengan gampangnya akses makanan-makanan proses seperti sosis, chicken nugget, soft drink, daging olahan, McD, dan KFC yang rasanya memang sangat menggoda, meraih badan ideal makin terasa begitu jauh.

Aku lelah, kak.

Warga Indonesia

Berbagai macam diet dilakukan demi pinggang yang langsing.

Berbagai macam larangan makanan diikuti demi penampilan yang lebih segar.

Berbagai macam latihan dan olahraga dijabani demi status di IG Story.

Namun, ketika ditanya apakah mereka benar-benar menikmati proses ini, jawabannya adalah tentu tidak. Mereka semua merasa tersiksa dalam menjalani proses diet karena mereka tidak tahu cara yang efektif.

Tapi, apakah benar semua diet itu menyiksa?

Apakah benar mencapai berat badan ideal itu hanya sebuah mimpi belaka?

Percaya gak sebenarnya mencapai berat badan ideal itu tidak sesusah itu kok asal Kamu melakukannya dengan benar, penuh kedisiplinan dan tidak berat hati. Sebenarnya, Kamu juga tidak perlu sampe menyiksa diri untuk menjadi kurus. Kamu hanya cukup menjaga pola makan dengan baik seperti perbanyak komposisi protein dan sayur, hindari makanan-makanan yang diproses secara maksimal, dan minum air yang banyak.

Percaya gak bahwa hanya itu yang perlu Kamu lakukan untuk kurus?

Baca juga:

Pasti Kamu tidak percaya, kan?

Kalo Kamu merasa diet itu menyiksa, berarti ada yang salah dengan diet yang tengah Kamu jalani. Mungkin Kamu membangun hubungan yang salah dengan makanan. Yuk, kita ubah mindset-nya.

Baiklah, Pedro, sekarang kita bahas 7 kesalahan pada diet yang biasa terjadi di lapangan dan cara mengatasinya:

1. Tidak sarapan

Banyak yang berpikir kalo sarapan bikin gendut. Jadi, mereka lebih memilih tidak sarapan sama sekali dan merasa tersiksa dengan rasa lapar yang dialami. Satu masalah dengan sarapan, khususnya di Indonesia adalah sarapan orang Indonesia itu penuh dengan makanan yang berkalori banyak, seperti bubur ayam, ketroprak, lontong sayur, indomie, dan masih banyak lagi.

Masalahnya adalah bukan apakah Kamu sarapan atau tidak, namun apa yang Kamu konsumsi ketika sarapan.

Kalo sarapan Kamu adalah makanan berkalori tinggi, ya sudah jelas mimpi mempunyai badan kurus adalah mimpi. Namun, jika sarapan Kamu adalah makanan yang berkalori rendah dan penuh protein, Kamu akan mempunyai lebih banyak energi untuk berativitas dan rasa kenyang yang lebih lama.

Sebagai contoh, sarapanlah dengan makanan penuh nutrisi seperti buah-buahan, yoghurt, oatmeal, telur, dada ayam, dan ikan yang dapat memberikan energi yang lebih banyak dan mencegah rasa lapar yang terlalu dini.

Seringkali, kita terburu-buru dan memilih untuk melewatkan sarapan. Padahal, sarapan penting untuk memberikan energi pada tubuh setelah berpuasa semalaman.

2. Terlalu fokus pada "Diet" daripada gaya hidup sehat

Ini namanya adalah kebanyakan gaya.

Biasanya orang yang fokus kepada kata “diet”, makanan yang dikonsumsi adalah salad. Pasti mereka kemakan kata-kata influencer bahwa diet itu mesti cuma makan sayur kayak kambing.

Daripada makan salad yang biasanya dijual dengan harga mahal, kenapa tidak Kamu fokus ke makanan yang bernutrisi, seperti tahu, tempe, dada ayam, telur, ikan, daging, dan hindari makanan proses atau yang digoreng.

Tidak perlu Kamu makan sayur fancy kayak salad. Cukup perbanyak nutrisi khususnya protein akan membuat Kamu merasa kenyang dalam jangka waktu yang lebih lama.

3. Menghindari semua jenis lemak

Menghindari lemak sepenuhnya bisa merugikan karena tubuh membutuhkan lemak sehat untuk fungsi otak dan organ tubuh lainnya. Lemak itu juga berfungsi sebagai sumber energi, penyerapan nutrisi dan vitamin, produksi hormon, dan lain-lain.

Kebanyakan dari warga Indonesia yang baru diet adalah mereka menghindari lemak 100% karena label lemak itu sendiri yang sangat jahat bagi tubuh, padahal itu tidak benar adanya.

Ada baiknya kita lebih menjaga porsi lemak itu sendiri daripada menjauhinya sepenuhnya. Kamu hanya akan memperparah penyiksaan ini kalo Kamu tidak mengonsumsi lemak sama sekali. Coba beralih ke makanan-makanan yang mengandung lemak yang lebih sehat seperti alpukat, kacang-kacangan, ikan, olive oil, kelapa, dan kedelai.

4. Mengabaikan asupan cairan

Tahukah Kamu kalo minum air putih itu penting?

Minum air putih juga dapat mengurangi rasa lapar. Kadang, yang kita butuhkan hanya asupan air putih ketika rasa lapar datang menggedor pintu rumah. Jadi, ketika nanti Kamu merasa lapar, sebelum memutuskan untuk memesan gofood atau grabfood, coba minum dulu air putih.

Air putih cukup membunuh rasa lapar yang dialami sepanjang hari. Pastikan Kamu membawa botol air minum kemanapun pergi. Tidak peduli dekat ataupun jauh.

5. Berkutat pada angka di timbangan

Kesalahan terbesar bagi para newbie diet adalah mengukur berat badan tiap 5 menit sekali seakan-akan turun naiknya berat badan bisa terjadi secepat itu. Kadang, yang terjadi malah Kamu tambah stres melihat angka kenaikan timbangan yang terkadang-kadang tidak mencerminkan sepenuhnya berat badan aslinya Kamu.

Kenapa begitu? Karena berat badan sangat dipengaruhi dari berbagai macam hal, misal jumlah air yang dikonsumsi atau stabilitas hormon yang sedang terganggu. Ya, betul, itu juga dapat mempengaruhi berat badan Kamu.

Jadi, bagaimana cara menimbang berat badan yang benar?

Setiap bangun tidur dan setelah buang air kecil/besar, timbang berat badan Kamu dan lakukan ini selama 1 minggu dan ambil rata-rata setiap harinya. Itulah berat badan Kamu sesungguhnya tanpa ada pemanis seperti makanan ataupun minuman yang Kamu konsumsi terlalu banyak pada jam-jam tertentu.

Nutrisantara

6. Mengabaikan kebutuhan tidur yang cukup

Tidak banyak yang peduli dengan kualitas tidur yang sebenarnya dapat mempengaruhi mood Kamu sepanjang hari dan juga keinginan untuk makan.

Orang yang kualitas tidurnya jelek biasanya cenderung merasa lapar dan ingin selalu mengonsumsi makanan yang memberikan rasa happy seperti ice cream, cookies, coklat, dan kue-kue lainnya. Wajar pastinya ini dapat memperparah kualitas diet Kamu.

Jadi, jangan remehkan kualitas tidur Kamu. Pastikan Kamu tidur setidaknya 7-9 jam setiap malam karena ini akan mempengaruhi kesehatan Kamu secara keseluruhan.

7. Mengharapkan Hasil Cepat

Dalam suatu studi juga menjelaskan bahwa orang yang mengalami penurunan berat badan yang sangat cepat juga akan mengalami kenaikan berat badan yang juga sangat cepat. Ini disebabkan oleh mekanisme alami tubuh yang mencoba untuk mengembalikan energi yang hilang dalam waktu yang cepat setelah periode diet yang telah berlalu.

Sebagai contoh: Jika Kamu turun berat badan sebanyak 5kg dalam waktu 2-3 minggu (periode diet), maka kemungkinan berat badan Kamu akan kembali naik dengan jumlah yang sama atau lebih juga akan semakin tinggi setelah periode diet berakhir.

Nah, bagaimana?

Apakah sekarang Kamu mulai menyadari kenapa berat badan Kamu belum cukup kurus atau ideal? Mungkin penyebabnya terdapat dalam 7 tips di atas yang telah kita bahas secara bersama.

Dengan memperbaiki cara diet Kamu berdasarkan kesalahan-kesalahan pemula ketika diet dapat mempercepat proses diet Kamu. Dan, tips di atas tidak terkesan menyiksa lho.

Siapa bilang diet mesti menyiksa??!

Itu berarti ada yang salah dengan cara diet Kamu. Yuk cek lagi dengan tips tersebut!

Join the conversation

or to participate.