• Nutrisantara
  • Posts
  • Angkat Beban vs. Cardio: Rahasia Sehat Otak dan Otot Terungkap

Angkat Beban vs. Cardio: Rahasia Sehat Otak dan Otot Terungkap

Kirain ini pilihan, ternyata tidak.

Di postingan sebelumnya, kita telah membahas kenapa angkat beban lebih penting daripada cardio.

Namun, ini semua balik lagi dengan tujuan masing-masing. Angkat beban itu bagus untuk membangun masa otot dan meningkatkan metabolisme tubuh, namun beberapa orang juga merasakan banyak manfaat dengan berolahraga cardio.

Apakah benar itu adanya?

Yuk kita bahas lebih mendalam.

Di dunia fitnes, sering kali kita mendengarkan pepatah: "Angkat beban itu buat otot, cardio itu buat otak."

Pepatah tersebut menekankan betapa pentingnya untuk tetap melakukan kedua jenis fitnes antara angkat beban dan cardio karena keduanya memiliki manfaat masing-masing. Di tulisan ini, kita akan membahas perbedaan yang mendasar antara angkat beban dan cardio sekaligus manfaatnya terhadap kesehatan tubuh dan juga mental.

Angkat Beban buat otot

Call Your Mother Comedy GIF by ABC Network

Gif by abcnetwork on Giphy

Sebagian besar orang mungkin sudah tahu bahwa angkat beban, atau latihan resistensi, itu sangat berguna untuk membangun otot kita semakin kuat dan juga besar. Gimana tidak, anak gym, atau sebutan orang yang melakukan latihan angkat beban dituntut untuk mengangkat beban dalam bentuk dumbell dan plate hampir setiap hari demi mendapatkan tubuh ideal yang diimpikan beserta otot yang besar.

Untuk memastikan bahwa otot bertumbuh, anak gym juga dituntut untuk melakukan progressive overload sewaktu latihan. Apa itu progressive overload? Intinya adalah seiring waktu, latihan yang kita lakukan harus semakin berat dengan cara menambah beban atau meningkatkan repetisi dalam setiap set ketika latihan beban. Ini dilakukan dengan harapan otot dapat terstimulasi dengan baik sehingga dapat tumbuh menjadi lebih besar.

Kenapa sih kita mesti angkat beban? Apa sih manfaatnya?

Ada banyak manfaat dari angkat beban. Selain dari segi penampilan yang makin ideal, angkat beban juga dapat meningkatkan metabolisme tubuh, yang artinya tubuh akan membakar lebih banyak kalori walaupun tubuh sedang beristirahat. Selain itu, angkat beban juga membuat tulang makin padat dan mengurangi resiko penyakit seperti diabetes tipe 2, obesitas, dan penyakit jantung. Tidak hanya sampai di situ, produksi hormon khususnya testosteron juga meningkat yang dikarenakan angkat beban. Teruntuk cowok-cowok, ini adalah hal yang penting karena testosteron adalah hormon yang bertanggung jawab untuk meningkatkan maskulinitas pria dan juga membuat mereka makin bersemangat dalam beraktivitas.

Angkat beban juga dapat meningkatkan kebugaran fungsional tubuh yang menjadikan aktivitas sehari-hari lebih gampang dilakukan dan berkurangnya resiko cedera fisik.

Gimana, tertarik untuk jadi anak gym?

Interested Ooo GIF by reactionseditor

Giphy

Cardio buat otak

Area 51 Running GIF by MOODMAN

Giphy

Kalau angkat beban buat otot, cardio itu temen baiknya otak. Olahraga seperti lari, bersepeda, renang, dan jalan cepat itu dapat meningkatkan denyut jantung dan bikin darah yang kaya oksigen mengalir ke otak. Ini tentunya sangat bermanfaat buat otak karena bisa menstimulasi pembentukan neuron baru di bagian otak yang namanya hippocampus, yang penting buat memori dan belajar.

Jadi, semakin sering latihan cardio, Kamu juga akan mempunyai ingatan yang lebih bagus dan lebih gampang dalam memahami suatu informasi yang masuk ke dalam otak.

Siapa yang di sini suka lari? Siapa yang merasa lebih bahagia setelah lari? Atau setidaknya merasakan mood yang lebih baik setelah berlari?

Cardio juga bikin otak kita mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup neuron, salah satunya BDNF (Brain-derived neurotrophic factor), yang bisa membantu fungsi kognitif, memori, dan mood kita. Selain itu, cardio bisa membantu mengurangi stres dan gejala depresi sama kecemasan, jadi kita bisa merasa lebih baik secara mental dengan melakukan cardio.

Ini lah yang menjadi alasan kenapa mood kita biasanya cenderung menjadi lebih baik setelah berolahraga cardio, seperti berlari, bersepeda dan juga berenang. Tidak heran, beberapa orang menjadikan cardio sebagai pelarian yang sehat untuk mengurangi beban stres yang tengah dialami. Selain sehat bagi tubuh dan jantung, cardio juga sehat untuk otak.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa rutin cardio bisa melambatkan penurunan fungsi otak dan membantu otak tetap sehat di kala tua. Jadi, cardio juga berfungs semacam pelindung buat kesehatan otak kita dari berbagai penyakit ketika menua.

Angkat beban dan cardio: Makin kuat dan happy

Sekarang Kamu tahu kan manfaat kedua angkat beban dan cardio untuk membangun masa otot dan juga meningkatkan fungsi kongnitif otak?

Jadi, sangat direkomendasikan untuk melakukan kedua jenis olahraga ini demi manfaat bagi kesehatan tubuh dan mental.

Angkat beban sangat bermanfaat untuk membangun masa otot, membentuk tubuh ideal dan meningkatkan metabolisme tubuh. Sedangkan, cardio dapat meningkatkan kesehatan otak dan stamina Kamu dalam beraktivitas.

Sekarang, pastikan dalam seminggu Kamu dapat melakukan kedua olahraga ini. Misal tiga hari latihan angkat beban dan tiga hari cardio.

Dijamin Kamu sehat sampe kakek dan nenek!

Pepatah "Angkat beban buat otot, cardio buat otak" kembali mengingatkan kita betapa pentingnya mempunyai rutinitas olahraga yang lengkap. Angkat beban memang dapat membantu membangun dan menguatkan tubuh, namun cardio juga dapat membantu kita mempunya fungsi otak yang lebih baik dan mood yang lebih happy. Dengan rutinitas olahraga yang seimbang, kita bisa mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal, baik buat jasmani maupun rohani.

Yuk, mulai olahraga yang seimbang buat hidup yang lebih sehat dan bahagia!

Join the conversation

or to participate.