Kalkulator Basal Metabolic Rate (BMR)
Kalkulator ini menggunakan rumus Mifflin-St Jeor untuk menghitung BMR.
Masukan datamu di atas untuk cek angka BMR kamu secara instan.
📊 Udah Tau Angka BMR Kamu? Gini Cara Pakainya
BMR itu bukan target kalori harian, ya. Itu cuma kalori dasar yang dibakar tubuh kamu saat istirahat total. Kalori yang kamu bakar saat rebahan, tidur, nonton drakor sambil ngemil… tubuh kamu tetap kerja: jantung berdetak, otak mikir, hormon diproduksi.
Sekitar 70% dari total kalori harian kamu itu datang dari BMR.

Jadi, BMR itu beda dari kebutuhan kalori harian (total daily energy expenditure) kamu.
👉 Untuk Mengecek Kebutuhan Kalori Harian Kamu, Gunakan Kalkulator TDEE Nutrisantara
Terus, Angka BMR Buat Apa?
Angka BMR ini bisa kamu pakai buat:
- 🔻 Ngejar fat loss? Cek berapa dan cara defisit yang aman
- 🔺 Lagi bulking? Tambahin kalori di atas kebutuhan
- 🔄 Maintenance? Cocokin asupan dengan TDEE kamu
Jangan asal nebak-nebak. Semua strategi kalori butuh fondasi yang jelas.
👉 Cek Panduan Defisit Kalori Praktis
💡 Tips dari Nutrisantara
- BMR = angka dasar. Bukan buat dijadiin target makan.
- TDEE = Ini dia angka yang penting buat ngatur asupan harian.
- Fokus ke pola makan yang realistis, bukan yo-yo dieting ekstrim.
Apa Itu BMR?
Kalori paling banyak yang kamu bakar tiap hari bukan dari olahraga.
Tapi dari… diam aja.
Iya, bener. Bahkan kalau kamu rebahan seharian, nonton Netflix, atau tidur 8 jam nonstop, tubuh kamu tetap bakar kalori.
Kenapa? Karena tubuh kamu tetap kerja keras buat hal-hal vital: jantung berdetak, paru-paru bernapas, otak mikir, hormon diproduksi.
Semua ini butuh energi. Dan inilah yang disebut BMR (Basal Metabolic Rate).
Jadi, secara teknis, BMR (Basal Metabolic Rate) adalah jumlah kalori minimum yang dibutuhkan tubuh kamu untuk tetap hidup dalam kondisi istirahat total.
Alias, energi buat ngejalanin fungsi biologis dasar kayak:
- Bernapas
- Sirkulasi darah
- Produksi hormon
- Pertumbuhan dan perbaikan sel
- Regulasi suhu tubuh
- Sistem pencernaan tetap jalan
Sekitar 70% dari total kalori yang kamu bakar setiap hari berasal dari BMR ini. Jadi, bahkan kalau kamu nggak ngapa-ngapain… tubuh tetap butuh bahan bakar.
Cara Menghitung BMR
Rumus paling umum dan akurat untuk menghitung BMR adalah Mifflin-St Jeor (yang kita pake buat kalkulator di atas). Berikut ini cara hitungnya:
Rumus Mifflin-St Jeor:
- Pria: 10 × berat (kg) + 6.25 × tinggi (cm) – 5 × umur (tahun) + 5
- Wanita: 10 × berat (kg) + 6.25 × tinggi (cm) – 5 × umur (tahun) – 161
Contoh:
Seorang wanita, usia 30 tahun, berat 55 kg, tinggi 160 cm:
10 × 55 + 6.25 × 160 – 5 × 30 – 161 = 550 + 1000 – 150 – 161 = 1239 kalori
Artinya: tubuh dia butuh sekitar 1239 kalori per hari, meskipun nggak ngapa-ngapain.
Perbandingan 3 Rumus BMR: Mana yang Cocok Buat Kamu?
| Rumus | Keunggulan | Cocok untuk |
| Mifflin-St Jeor | Akurat, praktis | Populasi umum |
| Harris-Benedict | Versi lama, kurang presisi | Referensi historis |
| Katch-McArdle | Gunakan % lemak tubuh | Atlet & yang tahu body fat-nya |
Kalau kamu nggak tahu cara hitung persentase lemak tubuh, Mifflin-St Jeor tetap jadi pilihan terbaik.
Faktor yang Mempengaruhi BMR
BMR tiap orang beda-beda. Ini beberapa hal yang bikin angka kamu bisa lebih tinggi atau rendah:
- Jenis kelamin: Pria biasanya punya BMR lebih tinggi karena massa otot lebih banyak.
- Umur: Makin tua, metabolisme makin melambat. Apalagi setelah 30-an, mulai muncul sarkopenia (penurunan massa otot).
- Berat dan tinggi badan: Semakin besar tubuhmu, makin banyak kalori yang dibutuhkan.
- Massa otot: Otot lebih “mahal” secara energi dibanding lemak. Maksudnya, massa otot memiliki calorie maintenance yang lebih tinggi dan boros daripada lemak.
- Hormon: Hormon tiroid kayak tiroksin berperan penting. Kurang hormon ini = BMR turun.
BMR vs TDEE: Jangan Ketukar
Ini sering bikin bingung.
- BMR = Kalori dasar tubuh saat istirahat total.
- TDEE = BMR + aktivitas fisik + olahraga + termogenesis makanan.
Untuk tahu berapa kalori yang benar-benar kamu butuhkan setiap hari (total daily energy expenditure), kamu harus kalikan BMR dengan faktor aktivitas.
Contoh:
- Aktif ringan (jarang olahraga): ×1.2
- Aktif sedang (latihan 3–5x/minggu): ×1.55
- Sangat aktif (latihan intens tiap hari): ×1.725
Atau kalau kamu pengen langsung tau angka TDEE kamu, gunakan kalkulator kami:
👉 Kalkulator Kebutuhan Kalori Harian
Bisa Nggak Naikin BMR?
Jawaban singkat: bisa, tapi ada batasnya.
Yang paling berpengaruh ke BMR kamu adalah massa otot. Makin banyak otot, makin tinggi kalori yang dibakar saat istirahat.
Tips realistis buat bantu naikin BMR dengan cara meningkatkan massa otot:
- Latihan resistensi (angkat beban)
- Konsumsi cukup protein
- Tidur cukup dan kelola tingkat stres kamu
- Hindari diet ekstrem yang bikin tubuh “hemat energi”
👉 Cek artikel kami kalau kamu berat badannya lagi plateau walau sudah hitung BMR
Kalori BMR adalah jumlah energi yang dibutuhkan tubuh kamu untuk hidup tanpa aktivitas. Ini beda dari kebutuhan kalori harian kamu, alias TDEE.
Setelah mengetahui BMR, kamu bisa mencari TDEE, yaitu kebutuhan kalori harian kamu. Angka ini penting biar kamu tau seberapa banyak kalori yang harus kamu makan buat tujuan fitness kamu (turunin/naikin/maintenance berat badan).
BMR cuma menghitung kalori yang dibutuhkan tubuh saat istirahat. TDEE (Total Daily Energy Expenditure) mencakup BMR ditambah dengan kalori yang kamu bakar dari aktivitas harian, termasuk olahraga.
Kamu bisa menggunakan Rumus Mifflin-St Jeor:
– BMR Pria = 10 × berat badan (kg) + 6.25 × tinggi badan (cm) – 5 × umur (tahun) + 5
– BMR Wanita = 10 × berat badan (kg) + 6.25 × tinggi badan (cm) – 5 × umur (tahun) – 161
Biasanya, ya. Karena wanita punya proporsi otot lebih kecil dan lemak lebih tinggi secara alami.